Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2021

Sumber Kutipan Turas; Bukti Daya Jangkau Ilmu

     Sudah dua pekan membran otak saya riuh tak berkesudahan. Penyebabnya sederhana, kutipan langsung yang dibubuhkan penulis kitab belum lagi saya temukan. Antara kesal dan bingung lah otak menari. Tarian itu makin menjadi ketika tiga hari sebelumnya saya menghadapi hal yang sama. Dan kian tajam ketika malam ini saya mengalami hal serupa.      Dalam penulisan kitab, wabil khusus kitab babon Turas, kutip-mengutip pendapat adalah kebiasaan. Hanya saja, terdapat perbedaan dalam teknik mengutip penulis kontemporer. Penulis kitab Turas, setelah mengutip pendapat orang lain secara langsung atau bukan, seringkali hanya menyebut nama penulis yang dikutip. Tak jarang juga disertai judul kitabnya sekalian. Dan sering juga hanya dipadai dengan judul kitab saja ketika penulis kitab itu sudah terlalu masyhur dengan kitabnya. Jangan tanya halaman dan jilidnya. Tidak ada itu.      Dalam pada itu, belakangan ini, ketika saya sedang melakukan pelacakan kutip...

Kebaikan Itu Adalah Kita

 Sebagai manusia, kita diberi pilihan dalam hidup. Sebagai orang beriman, kita dianjurkan untuk lebih cenderung kepada dua sisi kehidupan yang tak pernah lekang; kebaikan dan keburukan. Tidak ada ketiga. Dalam fitrah yang paling dalam semua manusia, bukan hanya yang beriman, menghasrati kebaikan. Bedanya, cuma standar kebaikan itu. Bermula dari itulah segala aliran, ide, dan gagasan filsafat kehidupan bermuara. Mari beranjak dalam pandangan agama. Agama begitu menyarankan kita untuk melakukan kebaikan, sebab agama menuntut kita untuk percaya bahwa ada kehidupan lagi setelah yang satu ini. Artinya, kehidupan selanjutnya adalah pengadilan, penghukuman terhadap apa sudah dilakukan di kehidupan ini. Artinya lagi, kebaikan yang disarankan agama tidak hanya mewujudkan kebahagiaan di dunia, melainkan juga di akhirat. Kebaikan adalah sebuah nilai yang bergantung pada benda, tindakan dan segala sesuatu apapun yang bisa disifati dengan "baik". Maka kebaikan pada tindakan adalah sebuah ...

Antara Kemalasan dan Buku Catatan

Adagium yang masyhur itu berbunyi " banyak jalan menuju Roma, tetapi kota Roma tidak dibangun dalam semalam ". Saya sengaja membuat adagium sendiri, untuk sendiri juga, itu berbunyi begini "banyak cara meraih kerajinan, tapi kerajinan tidak diciptakan dalam sehari". Maksudnya, kurang lebih sama. Jalan kaki, motor, hingga pesawat adalah 'jalan' menuju Roma, sebagaimana teori 5 second , bergerak cepat, manajemen waktu hingga mengulangi bacaan adalah cara meraih dan mengekalkan kerajinan. Bagi saya, semua cara itu dan cara lain yang tidak disebutkan tidak semua bekerja seharusnya. Ada kalanya kita mengalami trial-error  berkali-kali. Dan, itu normal belaka. Bayangkan saja kalau setiap usaha anda melulu berhasil, tentu anda tidak merasakan error , dan itu adalah kekurangan anda sebagai makhluk, saudara. Maka, setiap kali saya berusaha untuk rajin, prooduktif, atau berfaedah, saya berkali-kali gagal dan malah berujung di atas kasur pula.  Namun, memang beginilah ...